Kamis, 18 Februari 2016

Bahasa Arab Dasar 54: Catatan Mubtada Khobar

Catatan Mubtada Khobar

1. Susunan mubtada’ dan khobar membentuk jumlah Ismiyah, sedangkan susunan fi’il dan fa’il membentuk jumlah fi’ilyah.

Contoh:

الْمُسْلِمُ حَضَرَ ~Al-Muslimu Hadhara = seorang muslim telah hadir  (Jumlah isimiyah)
حَضَرَ الْمُسْلِمُ ~Hadhara Al-Muslimu = telah hadir seorang muslim (Jumlah fi’liyah)

 

2. Apabila khobar berupa jumlah fi’liyah yang fa’ilnya berupa dhomir, maka harus mengikuti mubtada’nya dari sisi bilangan dan jenisnya.
 
Contoh:

الْمُسْلِمُ حَضَرَ ~Al-Muslimu Hadhara = Seorang muslim telah hadir
الْمُسْلِمُوْنَ حَضَرُوْا ~Al-Muslimuuna Hadharuu = Para muslim telah hadir
الْمُسْلِمَةُ حَضَرَتْ ~Al-Muslimatu Hadharat = Seorang  muslimah telah hadir
الْمُسْلِمَاتُ حَضَرْنَ ~Al-Muslimaatu Hadharna = Para muslimah telah hadir

 


3. Terkadang letak khobar didahulukan daripada mubtada’. Khobar ini dinamakan khobar muqoddam (خَبَرٌ مُقَدَّمٌ) dan mubtada’nya dinamakan mubtada’ muakhkhor (مُبْتَدَأٌ مُؤَخَّرٌ)
 
Contoh:

فِى الْبَيْتِ رَجُلٌ ~ Fil baiti rajulun = Di dalam rumah  ada seorang laki-laki
عِنْدِى فُلُوْسٌ ~'Indiy fuluusun = Saya memiliki uang
 

4. I’rob dari khobar yang berbentuk murokkab adalah fi mahalli rof’in(فِى مَحَلِّ رَفْعٍ)

 


Dengarkan Kajian:
badaronline.com/sounds/nahwu1/dasar-54-catatan-mubtada-khobar.mp3

Sumber Link:
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-54-catatan-mubtada-khobar.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar